BIMTEK MANAJEMEN KRISIS DAN PENANGANAN ISU PUBLIK MELALUI WEBSITE 2025
Di era digital yang serba cepat dan penuh dinamika informasi, instansi pemerintah dituntut untuk lebih adaptif dalam merespons krisis dan menangani isu publik. Salah satu tantangan utama dalam tata kelola pemerintahan modern adalah kemampuan mengelola komunikasi secara efektif saat terjadi peristiwa yang berpotensi menimbulkan keresahan masyarakat atau menurunkan kepercayaan publik. Website resmi pemerintah, sebagai kanal komunikasi utama, memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi yang akurat, menenangkan, dan terpercaya.
Menjawab kebutuhan tersebut, pada tahun 2025, pemerintah melalui kementerian dan lembaga teknis menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Manajemen Krisis dan Penanganan Isu Publik melalui Website. Bimtek ini merupakan bagian dari strategi nasional penguatan komunikasi publik berbasis digital, sejalan dengan arah pembangunan Digital Government dan prinsip good governance.
Dalam beberapa tahun terakhir, maraknya penyebaran hoaks, disinformasi, dan berita provokatif yang menyasar institusi pemerintah menunjukkan pentingnya kesiapan pemerintah dalam menghadapi krisis informasi. Baik itu bencana alam, konflik sosial, kelangkaan bahan pokok, gangguan layanan publik, maupun kebijakan kontroversial, semuanya berpotensi memunculkan isu publik yang harus segera ditangani secara profesional.
Website resmi pemerintah, sebagai sumber informasi utama yang dapat dikendalikan langsung, harus mampu tampil sebagai rujukan publik di tengah krisis. Namun kenyataannya, masih banyak website pemerintah yang pasif, kurang responsif, atau tidak memuat konten yang relevan dalam situasi krisis. Hal ini menjadi indikasi perlunya peningkatan kapasitas SDM pengelola website dalam aspek manajemen komunikasi krisis.
Tujuan Pelaksanaan BIMTEK MANAJEMEN KRISIS DAN PENANGANAN ISU PUBLIK MELALUI WEBSITE 2025
Bimtek ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan instansi pemerintah, khususnya pengelola website dan unit kehumasan, dalam mengelola situasi krisis secara cepat, tepat, dan strategis. Adapun tujuan spesifik dari pelaksanaan Bimtek ini antara lain:
- Meningkatkan pemahaman tentang prinsip-prinsip manajemen krisis komunikasi digital.
- MeningkatKan kapasitas teknis pengelolaan informasi krisis melalui kanal resmi seperti website pemerintah.
- Membentuk tim tanggap informasi krisis yang terintegrasi dalam struktur pemerintahan.
- Menumbuhkan budaya keterbukaan dan akuntabilitas dalam menyikapi isu publik.
- Mengurangi dampak negatif isu publik terhadap reputasi dan kepercayaan terhadap institusi.
Ruang Lingkup Materi Pelatihan
Bimtek Manajemen Krisis dan Penanganan Isu Publik ini mencakup kombinasi materi konseptual dan praktik langsung, yang melibatkan simulasi, studi kasus, serta workshop pengelolaan konten dalam situasi darurat. Materi utama yang diberikan antara lain:
- Dasar-dasar manajemen krisis komunikasi: definisi, siklus krisis, peran komunikasi, dan aktor utama.
- Pemetaan isu publik: bagaimana mengidentifikasi, menganalisis, dan memonitor isu yang berkembang.
- Strategi komunikasi di masa krisis: prinsip kejujuran, kecepatan, empati, dan konsistensi informasi.
- Pemanfaatan website dalam situasi krisis: menyusun halaman khusus tanggap darurat, berita resmi, klarifikasi, infografis, dan FAQ.
- Koordinasi lintas sektor: membangun alur komunikasi antarunit pemerintahan, media, dan masyarakat.
- Teknik mitigasi hoaks dan disinformasi: deteksi konten palsu dan cara merespons dengan tepat.
- Monitoring dan evaluasi komunikasi krisis digital: menggunakan analitik untuk menilai jangkauan, persepsi publik, dan efektivitas tanggapan.
Bimtek Manajemen Krisis dan Penanganan Isu Publik melalui Website 2025 merupakan langkah strategis dalam memperkuat sistem komunikasi pemerintahan digital yang adaptif dan responsif. Website bukan hanya alat informasi, melainkan sarana utama dalam menjaga kepercayaan publik, memperkuat legitimasi pemerintah, serta melindungi masyarakat dari dampak negatif krisis informasi.
Di tengah laju informasi yang tak terbendung, pemerintah harus hadir di ruang digital dengan kepastian, ketegasan, dan ketenangan. Dan semua itu dimulai dari kapasitas SDM yang unggul dan kanal komunikasi yang terpercaya. Dengan begitu, pemerintah dapat menjawab krisis bukan hanya dengan solusi kebijakan, tetapi juga dengan komunikasi publik yang cerdas dan profesional.
Untuk itu pejabat instansi Pemerintah Baik Gubernur, Bupati, Walikota, maupun lingkup Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) haruslah memiliki pengetahuan dan pemahaman yang optimal mengenai Opsi di atas untuk itu kami dari MITRA MANAJEMEN DAERAH SKT KEMENDAGRI DITJEN POLPUM : 1104-00-00/014/III/2024 mengharapkan keikutsertaan Pemerintah Daerah (Gubernur/Bupati/Walikota, Sekretariat Daerah) serta SKPD terkait untuk mengikuti BIMTEK MANAJEMEN KRISIS DAN PENANGANAN ISU PUBLIK MELALUI WEBSITE 2025